Selasa, 28 Juni 2016

ANALISIS LAPORAN KEUANGAN

Ada banyak laporan keuangan yang dikeluarkan perusahaan, tetapi yang umum digunakan adalah:

1. Laporan Laba Rugi

Adalah laporan atau ringkasan kegiatan operasi perusahaan selama satu periode, umumnya adalah satu tahun dan berakhir 31 Desember. Untuk kepentingan terbatas, misalnya pada perusahaan public, perusahaan dapat mengeluarkan laporan untuk 3 bulan, 6 bulan atau 9 bulan.

2. Neraca

Adalah ringkasan posisi kekayaan perusahaan pada saat tertentu. Neraca berisi asset atau kekayaan yang dimiliki perusahaan dan sumber dana untuk membiayai asset tersebut, yang berasal dari pihak di luar perusahaan (disebut kewajiban/ liabilities) dan dari pemegang saham perusahaan (disebut modal/equity). Aset terdiri dari current assets dan fixed assets. Modal adalah sumber dana yang berasal dari pemilik perusahaan/pemegang saham dan memiliki umur tidak terbatas.

3. Laporan Perubahan Laba Ditahan

Laporan Perubahan Laba Ditahan menunjukkan laba yang diperoleh perusahaan dan dividen yang dibayarkan selama satu periode sehingga menyebabkan perubahan laba ditahan.

4. Laporan Arus Kas

 Adalah ringkasan arus kas selama satu periode. Laporan ini menunjukkan perubahan arus kas yang terjadi karena kegiatan operasi, investasi dan financial sehingga posisi/saldo kas berubah.

Laporan keuangan harus memiliki 4 karakteristik yaitu: 

1. Relevan
2. Handat
3. Dapat dibandingkan
4. Dapat dimengerti

Kualitas tersebut merupakanpersyaratan kualitatif yang harus dipenui suatu laporan keuangan agar dapat memberikanmanfaat yang optimal bagi para pemakainya secara keseluruhan dalam mengevaluasi danmenganalisis kinerja keuangan perusahaan untuk keperluan pengambilan keputusan ekonomisesuai dengan kepentingan mereka masing-masing. Dalam melakukan evaluasi laporankeuangan ada berbagai model dan alat analisis yang dapat digunakan, yaitu
·         Analisis laporan keuangan perbandingan
·         Analisis laporan keuangan komposisin
·         Analisis rasio keuangan
·         Analisis perubahan modal kerja
·         Analisis sumber dan penggunaan dana.

KARAKTERISTIK KUALITAS LAPORAN KEUANGAN

Yang merupakan prasyarat normatif yang harus dipenuhi laporan keuangan adalah;

1.Relevan (relevant)

artinya informasi yang terkandung didalam laporan keuangan yang disajikan sesuai dengankebutuhan para pengguna sehingga memberi manfaat dalam pembuatan keputusan sesuaidengan kepentingan masing- masing. Informasi yang relevan adalah:
·         Memiliki manfaat umpan balik
·         Memiliki manfaat prediktif 
·         Tepat waktu
·         Lengkap

2. Andal

Artinya informasi dalam laporan keuangan bebas dari pengertian yang menyesatkan dankesalahan material, menyajikan setiap fakta secara jujur serta dapat diverifikasi. Informasidisebut andal jika:
·         Disajikan secara jujur
·         Dapat diverifikasi
·         Netralitas

3.Dapat dibandingkan

Artinya informasi yang terkandung dalam laporan keuangan akan lebih bermanfaat jikadapat dibandinkan dengan laporan keuangan priode sebelumnya ataau laporan keuanganentitas pelaporan lain pada umumnya .

4. Dapat dipahami

Impormasi yang di sajikan dalam laporan keuangan dapat di pahami oleh pengguna dannyatkan dalam bentuk serta istila yang di sesuaikan dengan pemahaman para pengguna. 

TUJUAN ANALISIS LAPORAN KEUANGAN

1.    Dapat memberikan informasi yang lebih luas, lebih dalam daripada yang terdapat dari laporan keuangan biasa.
2.    Dapat menggali informasi yang tidak tampak secara kasat mata (explicit) dari suatu laporan keuangan atau yang berada di balik laporan keuangan (implicit).
3.    Dapat mengetahui kesalahan yang terkandung dalam laporan keuangan.
4.    Dapat membongkar hal-hal yang bersifat tidak konsisten dalam hubungannya dengan suatu laporan keuangan baik dikaitkan dengan komponen intern laporan keuangan maupun kaitannyadengan informasi yang diperoleh dari luar perusahaan.
5.    Mengetahui sifat-sifat hubungan yang akhirnya dapat melahirkan model-model dan teori-teori yang terdapat di laporan seperti untuk prediksi, peningkatan (rating).
6.    Dapat emberikan informasi yang diinginkan oleh para pengambil keputusan. Dengan perkataan lain apa yang dimaksudkan dari suatu laporan keuangan merupakan tujuan analisis laporan keuangan juga antara lain:

BENTUK-BENTUK DAN TEKNIK ANALISIS

Untuk melakukan analisis laporan keuangan diperlukan metode dan teknik analisis yang tepat. Tujuan penentuan metode dan teknik analisis yang tepat adalah agar laporan keuangan tersebut dapat memberikan hasil yang maksimal. Selain itu, para pengguna hasil analisis tersebut dapat dengan mudah untuk menginterpretasikannya.
Sebelum melakukan analisis laporan keuangan, diperlukan langkah-langkah atau prosedur tertentu. Langkah atau prosedur ini diperlukan agar urutan proses analisis mudah untuk dilakukan.
Adapun langkah atau prosedur yang dilakukan dalama analisis keuangan adalah:
1.    Mengumpulkan data keuangan dan data pendukung yang diperlukan selengkap mungkin, baik untuk satu periode maupun beberapa periode
2.    Melakukan pengukuran-pengukuran atau perhitungan-perhitungan dengan rumus-rumus tertentu, sesuai dengan standar yang biasa digubakan secara cermat dan teliti, sehingga hasil yang diperoleh benar-benara tepat;
3.    Melakukan perhitungan dengan memasukan angka-angkayang ada dalam laporan keuangan secara cermat;
4.    Memberikan interpretasi terhadap hasil perhitungan dan pengukuran yang telah dibuat;
5.    Membuat tentang posisi keuangan perusahaan;
6.    Memberikan rekomendasi yang dibutuhkan sehubungan dengan hasil analisa tersebut;

KELEMAHAN ANALISIS LAPORAN KEUANGAN

Kelemahan analisis laporan keuangan menurut Sofyan Syafri Harahap (2011: 203) dijelaskan sebagai berikut:
1.    Analisis laporan keuangan didasarkan pada laporan keuangan, oleh karenanya kelemahan laporan keuangan harus selalu diingat agar kesimpulan dari analisis itu tidak salah.
2.    Objek analisis laporan keuangan hanya laporan keuangan. Untuk menilai suatu laporan keuangan tidak cukup hanya dari angka-angka laporan keuangan. Kita juga harus melihat aspek lainnya seperti tujuan perusahaan, situasi ekonomi, situasi industry, gaya manajemen, budaya perusahaan, dan budaya masyarakat.
3.    Objek analisis adalah data historis yang menggambarkan masa lalu dan kondisi ini bisa berbeda dengan kondisi masa depan.
4.    Jika kita melakukan perbandingan dengan perusahaan lain maka perlu dilihat beberapa perbedaan prinsip yang bisa menjadi penyebab perbedaan angka misalnya:
A.   Prinsip Akuntansi;
B.   Ukuran Perusahaan;
C.   Jenis Industri;
D.   Periode Laporan;
E.   Laporan Individual atau Laporan Konsolidasi;
F.    Jenis perusahaan aspek profit mitive atau non profit motive.
G.   Laporan keuangan hasil konsolidasi atau hasil konversi mata uang asing perlu mendapat perhatian tersendiri karena perbedaan bisa saja timbul karena masalah kurs konversi atau metode konsolidasi.



CONTOH SOAL

Pada tanggal 31 desember 2010 perusahaan jasa laundry necis menyajikan data sebagai berikut:

Kas                                                                   Rp. 1.218.000
Perlengkapan                                                     Rp. 475.000
Peralatan                                                           Rp. 27.600.000
Akum Penyusutan Peralatan                                                         Rp. 2.410.000
Utang usaha                                                                               Rp. 1.365.000
Modal Armando                                                                         Rp. 17.112.000
Prive Armando                                                   Rp. 1.250.000
Pendapatan Jasa                                                                          Rp. 24.915.000
Beban Gaji                                                         Rp. 7.920.000
Beban sewa                                                        Rp. 1.820.000
Beban iklan                                                        Rp. 1.115.000
Beban lain-lain                                                   Rp. 794.000
Beban perlengkapan                                            Rp. 1.570.000
Beban asuransi                                                   Rp. 315.000
Beban penyusutan peralatan                                 Rp. 1.810.000
Utang gaji                                                                                    Rp. 85.000


                                                                         Rp. 45.887.000    Rp. 45.887.000


Dari data diatas buatlah :
1. Laporan laba rugi
2. Laporan perubahan modal
3. Neraca per 31 desember 2010

Penyelesaian

1.    Laporan laba rugi

Laundry Necis
LAPORAN LABA RUGI
31 DES 2010
 
PENDAPATAN
Pendapatan Jasa                                                                             Rp. 24.915.000


BIAYA-BIAYA
B. Gaji                       Rp. 7.920.000
B. Sewa                     Rp. 1.820.000
B. Iklan                      Rp. 1.115.000
B. Lain-lain                Rp.    794.000
B. Perlengkapan         Rp. 1.570.000
B. Asuransi                 Rp.    315.000
B. Peny Peralatan       Rp. 1.810.000        +      
                                                                                                       Rp. 15.344.000      -


 Laba Bersih                                                       Rp.  9.571.000



 2. Laporan perubahan modal dan neraca

Laundry Necis
LAPORAN PERUBAHAN MODAL
31 DES 2010
 
Modal Awal                                                           Rp.  17.112.000


Laba Bersih                Rp.   9.571.000
Prive                            Rp.  (1.250.000)
-


 Penambahan Modal                                          Rp.     8.321.000   +
                                 

Modal Akhir                                                        Rp.  25.433.000           



3. Neraca per 31 Desember 2010


Laundry Necis
NERACA
31 DES 2010
 

Aktiva

Aktiva lancar :

Kas                   Rp. 1.218.000
Perlengkapan  Rp.    475.000 +

Total Aktiva Lancar                  Rp. 1.693.000

Aktiva Tetap :

Peralatan        Rp. 27.600.000
Akum Peny-    Rp. (2.410.000)
Peralatan


Total Aktiva Tetap                    Rp. 25.190.000 +



TOTAL AKTIVA                      Rp. 26.883.000

Pasiva 



Kewajiban :

Kewajiban Lancar :
Utang Usaha                         Rp.  1.365.000

Utang Gaji                             Rp.        85.000 +


Total Kew. Lancar                                                  Rp.  1.450.000

TOTAL KEWAJIBAN                                             Rp.  1.450.000

Modal :

Modal                                      Rp. 25.433.000

TOTAL MODAL                                                     Rp. 25.433.000


TOTAL KEWAJIBAN + MODAL                         Rp. 26.883.000

  

Tidak ada komentar:

Posting Komentar